Gelombang telah bertepi Di ujung jemari desaku Kulihat awan menitip sabda Tentang petir Yang akan menghantam Ribuan mata melalak Mengi...
Home / All posts
Thursday, 4 December 2014
Maujud jerit
Posted by
melati
at
16:36
Dengan pohon kau berbagi lirik Atau dengab kerang kau berbagi bunyi Tentang desing kelenting kaleng Berteriak meratap lapar Telah ku hap...
Kabut september
Posted by
melati
at
16:33
Dalam lengkung kabut Mataku berziarah ke bumantara Ku hitung kabut yang berhimpun Tentang apa di balik kabut Tantakan alam sebagai saksi...
Monday, 17 November 2014
TAKDIR TANAH SEPI
Posted by
melati
at
06:59
I/ Kuterawangi mimpi Di pelupuk maghrib Kucari pena Menulis selembar kesaksian Dalam sajak Tentang sepasang sepi Yang me...
Sunday, 19 October 2014
Hutan september
Posted by
melati
at
05:13
Dimana hari-hari jelma hayal Di pelupuk asar yang pelan Tentang tanah yang mengadu Pada alamnya Tentang kerontang landa September luka ...
Musim
Posted by
melati
at
05:09
Tuah muda nelayan renta Bersetia pada laut dan jala Dinahkodakan sekocinya separuh jaga "Perhatika setir yang menggulir" Dia d...
Saturday, 11 October 2014
Isak
Posted by
melati
at
03:35
Hai, Kusapa kau yang tepat di pandanganku Apakabarmu? Lama tak bersua Aku lupa Apakah kita saling mengenal Aa, aku ingat Dulunya kita...
Friday, 10 October 2014
Mimpi
Posted by
melati
at
01:10
Ceritakan padaku Apa mimpimu Seperti apa Dan kau telah memilih mimpimu Gambarkan pada kanvas semesta Agar mereka tau Bahwa kamu berani...
Thursday, 9 October 2014
Sebatas pencarian
Posted by
melati
at
21:23
Raut wajahmu tumpul sudah kini Penat rasa didada, aku tau Kepada siapa kau titip perantara cinta Para saudagar muda Yang telah mematikan...
Musim yang tak bertepi
Posted by
melati
at
21:19
Maka akan ku tundukkan langit dalam payung dunia Ia nya kah engkau saat ku tenggelamkan purnama Jemariku telah tersangkut pada karang yang...
Subscribe to:
Posts (Atom)

