I/ Katamu berderak tak patah ujung Ketika daun-daun luruh di padang sahara Seperti takdir tertancap pada halaman Gemulai lekuk...
Home / All posts
Monday, 29 December 2014
Amuk desember
Posted by
melati
at
19:24
I/ Malam-malam telah rapuh Ia mengombak tanpa suara Dan engkau Mewariskan hujan Menumbuhkan padi Dalam petakmu. II/ Seme...
Tanya : desember
Posted by
melati
at
19:22
Dan bunga-bunga pun menua Putih memandang setia Sampai senja habis Memamah pesan rahasia Banda aceh, 2 des 2014
Thursday, 4 December 2014
Menanti kehidupan
Posted by
melati
at
16:47
Keramaian menarikku ke dalam alammu Yang sukar ku terka Kerekam semua lekuk jalan Beranjak ku tinggalkan Kucari simpul derita dan kupepa...
Genggam
Posted by
melati
at
16:45
Kembali kutukar hidupku Dalam secarik kertas pada kening malam Kutiarapkan bersama sujud Saat nadi masih seirama dengan nafasku Bagai de...
Untuk hidup yang kau rampas
Posted by
melati
at
16:42
Untuk hidup yang kau rampas Dan kemerdekaan yang kau janjikan Demi bangsaku Telah mati Tanpa peti yang kau kemas rapi Untuk kami Untuk...
Bala
Posted by
melati
at
16:38
Gelombang telah bertepi Di ujung jemari desaku Kulihat awan menitip sabda Tentang petir Yang akan menghantam Ribuan mata melalak Mengi...
Maujud jerit
Posted by
melati
at
16:36
Dengan pohon kau berbagi lirik Atau dengab kerang kau berbagi bunyi Tentang desing kelenting kaleng Berteriak meratap lapar Telah ku hap...
Kabut september
Posted by
melati
at
16:33
Dalam lengkung kabut Mataku berziarah ke bumantara Ku hitung kabut yang berhimpun Tentang apa di balik kabut Tantakan alam sebagai saksi...
Monday, 17 November 2014
TAKDIR TANAH SEPI
Posted by
melati
at
06:59
I/ Kuterawangi mimpi Di pelupuk maghrib Kucari pena Menulis selembar kesaksian Dalam sajak Tentang sepasang sepi Yang me...
Subscribe to:
Posts (Atom)


