Sunday, 19 October 2014

Hutan september

Hutan september
Dimana hari-hari jelma hayal Di pelupuk asar yang pelan Tentang tanah yang mengadu Pada alamnya Tentang kerontang landa September luka ...

Musim

Musim
Tuah muda nelayan renta Bersetia pada laut dan jala Dinahkodakan sekocinya separuh jaga "Perhatika setir yang menggulir" Dia d...

Saturday, 11 October 2014

Isak

Isak
Hai, Kusapa kau yang tepat di pandanganku Apakabarmu? Lama tak bersua Aku lupa Apakah kita saling mengenal Aa, aku ingat Dulunya kita...

Friday, 10 October 2014

Mimpi

Mimpi
Ceritakan padaku Apa mimpimu Seperti apa Dan kau telah memilih mimpimu Gambarkan pada kanvas semesta Agar mereka tau Bahwa kamu berani...

Thursday, 9 October 2014

Sebatas pencarian

Sebatas pencarian
Raut wajahmu tumpul sudah kini Penat rasa didada, aku tau Kepada siapa kau titip perantara cinta Para saudagar muda Yang telah mematikan...

Musim yang tak bertepi

Musim yang tak bertepi
Maka akan ku tundukkan langit dalam payung dunia Ia nya kah engkau saat ku tenggelamkan purnama Jemariku telah tersangkut pada karang yang...

Tuesday, 23 September 2014

Hakikat diri

Hakikat diri
Ku dengar nama Tuhan yang kau teriakan di balik tirai merahmu Senafas dengan bacaan yang kau lantunkan Senandung merindu atau mengadu...

Pelindung sejati

Pelindung sejati
I/ Taukah kau aku adalah terpal Yang singgah di bawah telapak kakimu II/ Sempat kutindih pasir dalam rangkak telusurimu S...

Sepasang sepi

Sepasang sepi
I/ Ku terawangi mimpi Di pelupuk maghrib Ku cari pena Kutulis selembar kesaksian Dalam sajak Tentang sepasang sepi Yang mer...

Kusebut Ini Alegori Rindu

Kusebut Ini Alegori Rindu
I/ Langit masih mendung, ketika pelangi hadir. Tepat pukul 9:45 di musim hujan, saat kunantikan sibisu  pulang. II/ Lewat kabut...
 

Top