Friday, 4 September 2015

merdeka

merdeka
lalu, dimana ibu pertiwi negri telah tiri ia tinggalkan kita pada kota yang meyatimkan kita takkan ada lagi tempat dimana kita menuai ...

tanah berlalu

tanah berlalu
tentang rasa yang bersimbah luka tak ku minta Tuhan hadirkan kelabu dengan yang muda biru takku minta izrail menukar uban dengan senja ...

bertandang hadapku

bertandang hadapku
begitu aku terlatih hingga tertatih menunggu pagi dimusim semi mensiasati sekar mana yang menguning menanggalkan setiap helai kenur ku...

menakar bimbang

menakar bimbang
andai dapat ku ziarahi langit kan kuhapus isbat namamu kuhapus bulir-bulir rindu; menggelora mengaduk bimbangku dan kau seolah maya m...

ain

ain
pagi itu kulihat jelma matamu di mata subuh banda aceh, 27 agustus 2015

desir sehala

desir sehala
aku adalah jiwa terkubur dalam obor menerawang bebulir air pada jeda tanah yang rumit dibaca dan hujan memintal debu: dimataku...

Saturday, 15 August 2015

kepada Raifan

kepada Raifan
ku temu raut usang berlimpah dimatamu siang ini lampu ruangmu redup, adikku takkah kau nyalakan terangnya biarkan kunang mem...

PAGAR HIDUPMU

PAGAR HIDUPMU
ramadhan berbicara tentang pilihan pilihan yang kau pilih dan memilih diantara pemilih dan menjadi terpilih tentang dibentuk a...

KEPADA PUAN

KEPADA PUAN
jauh aku telah terluka sebelum kata di biarkan terbuka di bibir zulaikha telah ditinggalkan aku dalam dekap debu tanpa har...

RINDU TUANKU

RINDU TUANKU
SUMBER : SERAMBI INDONESIA I aku adalah rindu terhunus pada rimba agung, tuanku sebab mata lembam zulaikha mengabur benih ga...
 

Top